Perjalanan Sunyi

Dan kesunyian tidak lagi menjadi sesuatu yang menyedihkan ketika ia justru mendekatkanku pada-Mu.. *Adzimattinur Siregar

any question? Ask me. I don't bite. | Any comment? Klik here :)
11:13 PM
May 3rd, 2012
I want love to be simple. I want to trust without thinking. I want to be generous with my affection and patience and love unconditionally. It is easier to love a person with their flaws than to weed through them. I want to love the whole person, not parts; and this is how I want to be loved.
Jewel Kilcher, Chasing Down the Dawn (via larmoyante)
12:29 PM
April 1st, 2012

Pertama kali gadis itu membayangkan pernikahan, adalah ketika ia berusia 15 tahun. Sejak ia menggandeng seorang pria untuk pertama kalinya seumur hidup. Ia ingin sekali seseorang berlutut dengan segunung mawar merah merekah, di bawah kerlipan lampu malam hari, lilin di sekeliling mereka, dan pria itu memintanya menikah. ‘Would you marry me?’ Seringkali terngiang di kepala gadis itu. Berharap akan ada seseorang yang memintanya, memohon, mengiba, seolah ia gadis terpenting & terindah di dunia ini.
Ia menunggu hal itu dari pacar pertamanya, yang sedikit demi sedikit mengikis harapan karena sebab yang sederhana: ras mereka berbeda. Lalu menunggu dari pacar kedua, yang dengan bodohnya ia khianati sendiri demi mendapatkan pacar ketiga, yang justru berbalik mengkhianatinya. Ketika ia sudah pusing dan muak dengan lingkaran setan hubungan berpacaran, strategi-strategi mendapatkan pria yang ia kuasai justru merusak segala romantisme yang telah bercokol di kepalanya sejak kecil. Sekali lagi, ia menyalahkan ribuan novel romantis yang terlalu dini dilahapnya.
Tapi apa memang sesulit itu? Sekali saja, ia ingin dilamar seperti yang sering ia idamkan sedari kecil. Perasaan diinginkan yang tak kunjung kembali. Perasaan berharga. Ah, relationship merusak romantisme. Kini gadis itu berdiri dengan rasa penasaran yang tak ada habisnya. Takkan pernah terjadi, karena kini ia hendak menikah. Ia sendiri yang melamar pria itu dengan selentingan-selentingan obrolan yang direalisasikan. Terjadi begitu saja.
Dimana romantisme yang kubaca sedari kecil? Seringkali gadis itu terpekur. Memaki dalam hati ketidakmampuannya untuk bersyukur. Romantis atau tidak, ia percaya pria inilah yang terbaik untuknya. She found a perfect man. That’s all that matters.
Isn’t it?

11:18 AM
March 27th, 2012

Pernahkah aku bercerita, bahwa kamu terlihat jauh lebih tampan dr biasanya, di hari kamu melamarku? Kedua semburat rona di pipi yg kontras dgn kulit putihmu, bibir merah bebas racun yang tak henti-henti menyunggingkan senyuman, gigi putihmu yang berderet rapi… Ah, aku yang terhalang dinding adat harus berkali-kali mengintip agar bisa menyimpan wajahmu di memoriku. Agar kelak bisa kuceritakan pada anak-anak kita, betapa aku lagi-lagi jatuh cinta untuk ke 3.632.156 kalinya hari itu oleh senyuman malu-malumu yang memikat. Tusukan rasa takut terus datang bertubi-tubi. Takut 10 tahun dari sekarang aku menjadi gendut dan jelek, sedangkan kau semakin mempesona selayaknya hari ini. Takut ini. Takut itu. Takut kehilangan kamu yang mencintaiku teramat sangat seperti hari ini. Sungguh kamu benar-benar membuatku jatuh cinta kelewatan!

Surat Hari Rabu, 2 Minggu Sebelum Pernikahan

11:20 PM
March 24th, 2012
A flash from your past, muncul sewaktu2 dlm bentuk tawa seseorang, senyuman, bentuk rahang, bentuk gigi, small things like that. Muncul dari timbunan terdalam sudut memori, menuju permukaan kehidupan nyata. Makes you realize you haven’t let go some parts of your past. It keeps haunting you. Or maybe you simply keep missing them.
11:36 AM
March 15th, 2012
Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif..”
Sounds more like,
“Perasaan yang anda cari sudah tidak ada lagi di pemuda malang ini. Silahkan cari di sosok lain.
9:07 AM
March 15th, 2012
Kita lahir tanpa membawa apapun,” gumam Athena, mengelus perlahan Artemis yang gemetaran dalam pelukannya. Pekikan demi pekikan terdengar di luar toko emas mereka. “Untuk apa takut mati dalam keadaan miskin?” Pelukannya semakin erat seiring dengan bau asap yang menusuk.
Mei 1998. Toko emas mereka dibakar. Bukan karena mereka berbuat salah atau dosa. Hanya karena kebetulan mata mereka sipit, entah salah siapa.
Dunia Tanpa Pria - Zhizhi Siregar
10:16 AM
March 14th, 2012

A Chinese proverb says an invisible red thread connects those destined to meet, despite the time, the place, despite the circumstances. The thread can be tightened or tangled, but never be broken.


A Chinese proverb says an invisible red thread connects those destined to meet, despite the time, the place, despite the circumstances. The thread can be tightened or tangled, but never be broken.

(Source: georgiabrokensmile, via notesaboveground)

3:52 AM
March 14th, 2012
Suatu pagi, entah kapan di penghujung hujan, kutemukan sebuah mawar merah di atas pintu kamarku. Mawar yang kau antar setelah menebas hujan malam itu. Mawar yang jauh-jauh kau beli, jauh-jauh pula kau datangi rumahku, dan jauh-jauh pula kau kembali pulang tengah malam tanpa menemukan wajahku. Mawar yang kau titipkan dengan sejuta perasaan yang kini entah sudah kemana. Mawarnya sudah tak ada lagi. Kau yang dulu pun sudah entah kemana. Tapi perasaan yang kau torehkan pagi itu masih tertinggal, kian gelisah, karena tuannya sudah tak peduli.
10:56 AM
March 12th, 2012
Karena cinta tidak semenarik itu setelah ditemukan. Dan aku tidak semenarik itu setelah dimiliki. Hubungan demi hubungan kehilangan gemilaunya setelah tergerus waktu. Ia akan berdiri di sana, setampan dulu ketika pertama bertemu. Hanya saja dengan minat yang sudah berpaling jauh, jauh, menerawang melewati diriku. Menembus tubuhku seolah aku kasat mata dan tak lagi berharga. Mencari hal-hal lain yang jauh lebih penting dan menarik ketimbang wanita yang sudah masuk ke dalam koleksinya. Masa-masa ketika kesadaran ini menamparku lah yang membuatku merutuki pernikahan.
DTP - Zhizhi Siregar
10:24 AM
March 12th, 2012
Lalu dia dan jalan itu tak tampak lagi. Kurasakan udara tersedot keluar dari paru-paruku, seperti hidup itu sendiri.
When God Was A Rabbit